Pertama, soal sistem taktik Jepang, memang taktik fleksibel berbasis penguasaan bola + pressing tinggi yang dilatih Hajime Moriyasu selama delapan tahun itu bukan omong kosong, kan? Eksekusi taktik formasi 4-2-3-1 mereka sangat kuat, akurasi umpan stabil di sekitar 85%, kombinasi satu-dua di half-space berjalan mulus, dan ritme transisi menyerang-ke-bertahan juga sangat terkontrol. Dua laga pertama mencetak 6 gol dan hanya kebobolan 2 gol, keseimbangan serang-bertahan mereka sangat bagus, dan dalam 9 laga terakhir mereka tidak pernah kalah, performanya benar-benar stabil.
Lalu lihat Swedia, masalahnya memang cukup banyak. Potter baru menangani tim ini belum lama, jadi adaptasi sistem tiga bek mereka jelas belum berjalan baik, dan koordinasi naik-turun antara wing-back saat menyerang maupun bertahan sangat buruk. Laga sebelumnya dihajar Belanda 5-1, koridor sayap mereka penuh ruang kosong, lini tengah dan lini belakang benar-benar terputus, dan kelemahan Lindelof dalam berputar badan yang lambat makin terekspos. Saat mereka turun bertahan, ruang kosong di half-space terlalu besar, sementara Jepang adalah tim yang sangat kuat dalam kombinasi jarak dekat, jadi ini memang lawan yang sangat enak dihadapi, kan?
Dari sisi motivasi juga, Jepang hanya perlu imbang untuk memastikan lolos dengan aman, jadi mental mereka sangat stabil. Sebaliknya, Swedia wajib menang untuk bisa melaju, jadi pasti harus keluar menyerang. Begitu Swedia keluar menyerang, ruang di belakang mereka akan makin besar, sementara Jepang sangat kuat dalam serangan balik, jadi ini benar-benar cocok.
Tentu saja, absennya Takefusa Kubo karena cedera memang berdampak, kemampuan penetrasi dari sisi sayap akan sedikit menurun, dan keunggulan bola-bola udara Swedia juga tidak bisa diabaikan. Tapi jika melihat secara keseluruhan dari kematangan taktik, stabilitas pertahanan, dan mentalitas, saya pribadi lebih condong ke Jepang menang dan arah utama adalah Jepang -0,5