Frame avatar eksklusif terbatas CamelLive untuk tim Piala Dunia. Ingin chat di siaran langsung dengan frame tim yang kamu dukung? 💬Klik di sini untuk mendapatkannya gratis 🆓
Pada laga putaran pertama fase grup Piala Dunia FIFA antara Swedia dan Tunisia, Emil Svanberg masuk sebagai pemain pengganti dan langsung mencetak gol dengan sentuhan pertamanya pada bola.

Pada awalnya, asisten wasit mengangkat bendera untuk menandakan offside, dan garis VAR juga menunjukkan "OFFSIDE". Setelah berkonsultasi dengan VAR, wasit memberi isyarat bahwa gol tersebut sah! Garis VAR diperbarui, dan ternyata itu bukan offside!
Siaran resmi kemudian menampilkan rekaman deteksi dari chip di dalam bola. Alexander Isak, yang berada dalam posisi onside saat umpan silang dari sayap, menyentuh bola dengan tumitnya di tiang dekat. Chip di dalam bola mendeteksi sentuhan ini, sehingga Svanberg pada akhirnya dinyatakan menerima umpan dari Isak, dan gol tersebut sah.



Bola pintar berchip ini digunakan di Piala Dunia kali ini, dan dapat secara otomatis menentukan situasi seperti pemain terakhir yang menyentuh bola sebelum bola keluar lapangan. Bola ini dijahit hanya dengan empat panel, dan salah satu dari empat panel tersebut berisi chip Inertial Measurement Unit (IMU), berbeda dengan bola Piala Dunia Qatar yang chip-nya digantung di dalam bladder. Chip ini dapat memberikan data pergerakan bola yang sangat akurat kepada Video Assistant Referee dalam hitungan detik.
Awalnya dinyatakan Svanberg menerima bola dalam posisi offside↓

Setelah ditentukan bahwa bola lebih dulu mengenai Isak, Svanberg berada dalam posisi onside, dan gol tersebut sah↓





